Posted on

Pergeseran Tren Belanja Di Masyarakat

Pergeseran Tren Belanja Di Masyarakat

Pergeseran Tren Belanja Di Masyarakat – Siapa yang tidak pernah berbelanja? Semua orang pasti pernah berbelanja. Entah itu sekedar membeli mie instan di warung sebelah rumah atau menghabiskan uang di mal. Bagi kaum Hawa, berbelanja sudah seperti kegiatan wajib yang harus ada dalam agenda bulanan mereka. Dengan kemajuan teknologi digital seperti sekarang ini banyak orang semakin dimudahkan dalam segala hal. Termasuk diantaranya untuk berbelanja secara online guna memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan pokok seperti makan dan pakaian ataupun kebutuhan lainnya. Jika dulu kita harus mendatangi pasar atau pertokoan untuk berbelanja, maka dengan belanja online kita bisa melakukan kegiatan berbelanja tanpa harus keluar rumah atau beranjak dari duduk. Cukup dengan mengaksesnya melalui komputer atau ponsel, kita sudah bisa melakukan kegiatan belanja online dari mana saja. Fenomena belanja online tidak hanya dilakukan oleh masyarakat dari kalangan atas saja. Masyarakat dari kalangan menengah, baik menengah ke atas atau menengah kebawah juga mengikuti tren belanja online. Tren belanja online ini bukan hanya dilakukan di perkotaan. Tren belanja online ini bahkan telah merambah hingga ke pedesaan.

Dengan melakukan belanja secara online tentunya akan lebih menghemat waktu dan tenaga daripada melakukan belanja secara konvensional. Karena kita tidak perlu melakukan transaksi secara langsung dengan mendatangi si penjual untuk melakukan proses jual beli. Sehingga waktu dan tenaga bisa kita alokasikan untuk melakuan kegiatan yang lain. Terutama bagi mereka yang selalu sibuk setiap harinya hingga jarang memiliki waktu luang, tentunya dengan belanja secara online menjadi pilihan yang tepat untuk dilakukan. Beragam barang yang dijual di e-commerece juga semakin memudahkan para konsumen untuk memenuhi kebutuhan. Bukan hanya barang-barang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makanan atau pakaian. Berbagai peralatan rumah tangga, perawatan kecantikan, kendaraan di jual di e-commers. Bahkan untuk kebutuhan pertanian seperti traktor atau kebutuhan untuk dunia medis seperti alat-alat kesehatan juga di jual di e-commerce.

Pergeseran Tren Belanja Di Masyarakat

Seiring dengan banyaknya e-commerece yang bermunculan untuk menfasilitasi belanja online, tentunya juga membawa keuntungan tersendiri bagi konsumen. Karena mereka akan saling bersaing untuk menarik minat konsumen agar membeli barang di platform belanja online mereka. Hal itu berimbas dengan banyaknya promo-promo yang ditawarkan untuk menarik konsumen yang pasti menguntungkan bagi konsumen. Misalnya dengan adanya gratis ongkos kirim, atau potongan untuk ongkos kirim.

Belum lagi potongan-potongan diskon yang ditawarkan, yang berdampak semakin murahnya harga barang yang di beli oleh konsumen. Sehingga bukan hanya kemudahan dan penghematan waktu serta tenaga saja yang menjadi alasan konsumen untuk melakukan belanja online. Namun juga karena dengan banyaknya promo potongan harga, para konsumen bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah dari pada jika harus belanja secara offline. Dan hal itu tentunya sangan menguntungkan bagi konsumen sebagai pembeli.

Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. dimana Menjaga jarak menjadi salah satu cara agar tehindar dari tertular virus covid-19, selain mencuci tangan dan memakai masker seperti anjuran pemerintah. Sementara masyarakat butuh berbelanja untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tentunya kegiatan belanja secara online yang terjadi semakin meningkat. Karena banyak masyarakat yang memilih belanja online sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan mereka tanpa harus melakukan kontak fisik dengan penjual. Terbukti dengan semakin meningkatnya transaksi penjualan di e-commerece. Serta semakin banyak toko retail yang beralih ke e-commerece.